Musim Kemarau The Blues

Judi Online – Chelsea pada akhirnya tidak berhasil maju ke Liga Champions. Ini kali ke-2 dalam tiga th. paling akhir The Blues tidak berhasil tampak di pertandingan antarklub Eropa itu. Sesudah musim yang penuh penderitaan, Chelsea pada akhirnya tidak berhasil maju ke Liga Champions. Pada pertandingan paling akhir di Liga Inggris, Chelsea rubuh 0-3 di tangan Newcastle United. Walau sebenarnya, The Blues perlu kemenangan, sembari mengharapkan Liverpool kalah. Sejatinya, kehancuran Chelsea telah jauh diawali sebelumnya mereka tandang ke markas Newcastle. The Blues kehilangan banyak point melawan tim-tim lemah jenis Bournemouth, Watford, Crystal Palace, West Ham United serta Huddersfield Town. Buruknya penyelesaian lini depan mesti dibayar mahal oleh Eden Hazard serta kawan-kawan. Manajer Antonio Conte jadi kambing hitam keterpurukan Chelsea musim ini. Namun, hal semacam ini kelihatannya kurang adil.

Fans Chelsea mesti terima kenyataan kalau The Blues tidak sekali lagi miliki kemampuan finansial seperti saat Roman Abramovich pertama kalinya datang pada 15 th. kemarin. Abramovich saat ini tidak dapat menyeimbangi dana transfer klub-klub raksasa jenis duo Manchester, Barcelona, Real Madrid serta Paris Saint-Germain. The Blues juga merubah kiat mereka dengan menghadirkan pemain-pemain muda mungkin yang bernilai lebih murah. Namun, hal begini tidak senantiasa sukses. Buktinya, Alvaro Morata (25) kesusahan penyesuaian dengan permainan keras di Liga Inggris. Walau pernah mempunyai start bagus, namun Morata pada akhirnya dapat disebut tidak berhasil menukar peranan Diego Costa. Tiemoue Bakayoko (23) juga tidak dapat penuhi harapan Conte di lapangan. Sesaat Ross Barkley (24) jadi tidak sering bermain. Mengenai Emerson Palmieri (23) serta Davide Zappacosta (25) baru dalam keadaan bugar diakhir musim. Cuma Antonio Rudiger (25) yang miliki efek positif musim ini. Conte juga sering ikut serta perang urat syaraf dengan manajemen Chelsea berkaitan transfer pemain. Hal semacam ini menyebabkan kondisi tidak kondusif di ruangan ubah.

READ  Pelatih Juventus Minta Pasukannya Mati-Matian Redam Ronaldo

 

Baca Juga :

“Saya tidak paham apakah ambisi saya sama juga dengan club. Begitu perlu untuk mempunyai pelatih serta club dengan ambisi yang sama, untuk tingkatkan tim serta kwalitas pemain. Bila Anda mempunyai kondisi ini, Anda bisa memenangi Liga Inggris, Piala FA serta Liga Champions, ” kata Conte seperti ditulis Soccerway. “Saya mempunyai ambisi besar, namun saya tidak miliki uang untuk berbelanja pemain di Chelsea. Club tahu apa ambisi saya. Saat Anda mengambil keputusan untuk bekerja dengan pelatih type ini, Anda ambil pelatih dengan ambisi besar.

Bukanlah pecundang, tapi pemenang, ” Conte memberikan. Dikarenakan hasil jelek musim ini, Conte mungkin saja juga akan kehilangan pekerjaannya di Chelsea. Belum juga terang siapa yang juga akan menggantikannya, tapi calonnya yaitu Maurizio Sarri (Napoli) serta Leonardo Jardim (AS Monaco). Siapa juga yang menukar Conte, terang mereka miliki pekerjaan yang begitu berat. Menyusul hasil jelek musim ini, kembali keempat besar musim depan telah jadi perolehan bagus untuk pengganti Conte.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *